Dimarahin

Jadi, setiap orang selalu punya 2 sisi kepribadian. Gue pun termasuk yang punya 2 kepribadian dalam bentuk pribadi laki-laki dan perempuan.

Pribadi laki-laki gue ini bukan sekedar penampilan kaya laki-laki, tapi karena pikiran-pikiran rasional gue, semua cara berfikir logis, sampe cuek yang katanya khas laki-laki. Oh iya, itu semua yang ngomong orang-orang disekitar gue loh, gue cuma menyarikan aja hahahaaa. Ketika gue ada konflik sama emb, kepribadian ini yang muncul. Hasilnya? kita akan ngomongin masalah dengan kepala dingin. Nggak ada tuh ngambek-ngambekan, diem-dieman. Model penyelesaian kita adalah “Gue nggak suka sama perilaku yang ini, alasannya bla bla bla, gimana loe nanggepin ini?”. Gue agak kaget pas beberapa saat lalu temen gue bilang bahwa ketika gue ngomong tentang suatu masalah sama emb, mereka dengernya sangat rasional dan sangat logis. Gue nggak ngerti loh maksud mereka apaan, cuma gue iya-iya in aja ahahahaha. Contoh lain, kalo emb nggak inget anniversary kita, gue ya biasa aja, nggak ngambek, nggak sedih…pokoknya biasa aja. Lucunya malah emb yang lebih sering inget hahahaha 😀 *dibuldozer emb*

Pribadi perempuan gue adalah gue yang selalu berusaha feminim. Caranya dengan beli banyak dress dan make-up. Hasilnya? yaa…sering dibilang kaya bencong sama emb *smackdown emb*. Sisi perempuan yang lain adalah kekhawatiran gue yang berlebihan, dan nyali gue yang kecil. Film horor? lewat men! gue yang lewat maksudnya, mengkeret di kursi ahahahahaa :D. Tambahan lagi, pribadi ini pribadi yang suka mandi, suka wangi, suka masak meskipun lumayan sering gagal, dan yang paling hits, hobi setrika! hahhahahaa

Panjang yah intronya hihihihii, Nah jadi gini…Pribadi gue yang gampang khawatir ini, emb suka sebel banget. Udah gitu, gue bebel kalo dikasih tau.

Emb : “kamu itu selalu bangun tembok disekelilingmu, mulai hilangkan itu karena kamu harus bisa belajar berfikir positif”

Gue : “aku tukang bangunan donk”

Emb ” “apa?”

Gue : “kan bangun tembok katanyaaa”

Emb : …….(gue rasa udah mau garuk-garuk aspal si emb haha 😀 )

Yaaa…emb selalu memberi gue nasehat yang bagus supaya gue selalu berkembang. Cuma emang gue akui kekeras kepalaan gue ini juga susah, terbawa pride merasa benar, dan terbawa ke-sotoy-an. Tapi ya…gue meskipun gitu selalu merenungi loh setiap gue dikomplen atau dinasehatin, ato dimarahin. Jadi, jangan kapok-kapok ya cuami…kan kamyu sendiri yang bilang istrimu ini ngeyelan hahahaa 😀

Oh iya,  emb itu kalo marah pun, ngomongnya halus loh…dan nggak bener-bener marah sih. Dia akan selalu bertanya dulu untuk minta informasi dan konfirmasi. Kalo masuk akal ya ga jadi komplen, kalo ga masuk akal ato bohong baru deh bisa tu protes-protes. Komunikasi penting, makanya gue juga berusaha menjaga komunikasi supaya bisa lancar terus, dan nggak terjadi yang namanya communication breakdown 😀

Advertisements

18 thoughts on “Dimarahin

    • iya ya, kayaknya tu kalo dikasih tau tu hawanya mau ngeyel yah ahahahah 😀
      setuja! yang penting memang saling menghargai, menhormati, dan berkomitmen 🙂

  1. guwa suka gaya looo ! hahahaha
    beruntung ya buk punya suami yang sabar n sadar, kalo kagak gimana nasib orang ngeyel an macam kita inih hahaha

  2. titip setrikaaan.. *tetep*
    wah enak tuh kalo suami bisa diajak komunikasi. Walau harus agak gontok2an dulu tapi yang penting semua diomongin.. Ya ga? daripada dipendem sendiri..

    • sekilonya 10sgd ya setrikaannya hahahaha 😀
      iyess, benar sekali, kalo ada masalah memang reaksi pertama kan ngambek terus diem, padahal ybs kadang nggak ngerti kalo dia salah hahahaa

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s