Domestic Violence

Featured image : http://www.lifelinesa.co.za

Saya rasa bukan hanya 1 atau 2 orang yang datang pada saya untuk masalah ini. Domestic Violance yang akan saya bahas disini adalah Kekerasan dalam pacaran (KDP) dan Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Singkatan-singkatan itu sepertinya bukan lagi sesuatu yang asing, dan saat ini bahkan sudah sangat umum digunakan dalam pemberitaan ataupun artikel.

ribbon domestic violance

Pada suatu hari, Saphire (bukan nama sebenarnya) bercerita bagaimana dulu dia menjalin hubungan dengan mantan pacarnya. Pacar Saphire ini cukup sukses sepertinya. Di usia tergolong muda (mungkin sekitar 25 tahun) sudah bisa punya mobil dan rumah dengan jerih payah sendiri tanpa bantuan orang tua. Mungkin itu juga yang kemudian membuat si pria menjadi sedikit congkak :D. Singkat cerita, si pacar ini sangat cemburuan. Mudah marah dan ketika sudah marah pada suatu hal, dia akan limpahkan ke Saphire. Saphire salah bicara kena semprot, bahkan kadang dimaki-maki, akhirnya Saphire jadi takut. Tapi ketika kesadaran si pacar kembali dia akan meminta maaf sedemikian rupa sehingga Saphire kembali luluh. Uniknya, Saphire tidak sadar bahwa apa yang dilakukan pasangannya adalah suatu bentuk KDP.

Amber (bukan nama sebenarnya) pun menceritakan pengalamannya dengan mantan pacarnya. Bagaimana pacarnya mengancam akan bunuh diri, ditambar, bahkan pernah ditonjok. Lebih parah lagi, si pacar ini ternyata juga doyan selingkuh dan ketika ketahuan seakan tidak merasa bersalah. Di tengah rasa sakit hati itu, ketika si pacar datang dan meminta maaf akhirnya luluh juga. Serupa dengan Saphire, Amber rupanya tidak sadar bahwa pasangannya melakukan KDP terhadapnya.

Saphire dan Amber hanya contoh kecil dari korban lingkaran setan bernama KDP. Korban yang saya maksud bisa perempuan maupun laki-laki. Polanya kekerasannya tidak jauh berbeda. Kebanyakan dari hubungan KDP inipun juga sampai jenjang pernikahan dengan asumsi bahwa calon mereka ini kasar dan bar-bar karena terlalu sayang dan takut kehilangan. Asumsi bahwa ketika menikah watak agresif tersebut akan berubah. Tapi sebenarnya, ketika menikah, perempuan ini hanya melangkah keluar dari lingkaran KDP untuk masuk lingkaran KDRT. Dimana pengalaman yang dialami (biasanya) lebih parah dari sebelumnya.

Lenore E. Walker Cycle of Abuse

Lenore E. Walker Cycle of Abuse

Salah satu asumsi saya mengenai korban adalah bahwa mereka “terpanggil” untuk menjadi “penyelamat” pasangannya. Merasa bahwa hanya mereka yang bisa membantu pasangannya. Sepertinya, saya juga sering tidak sukses untuk membawa keluar dari lingkaran setan KDP ini. Mungkin anda juga mengalami di sekitar anda sendiri. Bagaimana anda dengan susah payah berusaha “menyadarkan” teman anda dan berakhir kegagalan. Tapi disini anda mungkin juga menyadari betapa sulitnya bagi korban untuk melepaskan diri dari kondisi ini, sesulit anda menarik keluar teman dekat anda dari lingkaran kekerasan tersebut. Kira-kira jika dijabarkan akan menjadi seperti ini :

cycleofviolence.jpg

Pendampingan sangat dibutuhkan. Seperti cerita saya sebelumnya, (sepertinya) lebih banyak yang tidak sadar bahwa mereka ada dalam lingkaran ini. Sedikit tips dari saya, para korban harus diingatkan bahwa mereka sama berharganya seperti orang lain. Harkat dan Martabat sebagai manusia adalah hak mutlak yang dimili setiap orang. Bantu dan dukung untuk terus mengembangkan diri dan memperluas wawasan, Dampingi untuk menimbang baik dan buruk suatu keadaan. Karena apapun yang terjadi, yang bisa membutuskan cycle tersebut hanya korban itu sendiri.

*Meskipun bukan bulan October (sebagai bulan peringatan domestic awareness), saya tergugah untuk bikin topik ini 😀

Advertisements

2 thoughts on “Domestic Violence

  1. Iya bener kadang para korbannya merasa jadi savior buat para pelaku dan mereka terjebak di lingkaran seperti itu. Gw pernah lihat acara di oprah, untuk memutus lingkaran ini butuh kesadaran dari si korban memang.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s